Jago Lagu
Jago Lagu
  • Rabu, 01 Dec 2021
  •  

Bagaimana Bisa? 4 Bahaya Berhubungan Seks saat Haid Menurut Ahli

Bagaimana Bisa? 4 Bahaya Berhubungan Seks saat Haid Menurut Ahli

Bagaimana Bisa? 4 Bahaya Berhubungan Seks saat Haid Menurut Ahli (Cnn)

VST.MY.ID - Hubungan seks yang dilakukan saat menstruasi masih menjadi perdebatan. Namun, beberapa ahli meyakini adanya bahaya hubungan seks saat haid.

Bagi beberapa orang, menstruasi tak jadi halangan untuk berhubungan seks. Saat menstruasi, konon hubungan seks jadi lebih menggairahkan.

Namun, beberapa lainnya mencoba menghindari hubungan seks saat datang bulan. Kebiasaan itu dipercaya dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Pilihan Redaksi

5 Ucapan dan Suara yang Bikin Seks Jadi Lebih Bergairah


7 Cara Mencegah Kondom Sobek saat Bercinta


7 Menu Sentuhan Sensual yang Hangatkan Ranjang

Berikut beberapa bahaya berhubungan seks saat haid.


1. Meningkatkan risiko infeksi di dalam rahim

Dokter spesialis kandungan, Ni Komang Yeni Dhana Sari tidak menganjurkan dilakukannya hubungan seks saat menstruasi. Kebiasaan itu dapat meningkatkan risiko infeksi di dalam rahim.


Yeni menjelaskan, saat menstruasi, mulut rahim akan terbuka. Hal itu membuat kuman dengan mudah masuk saat penetrasi.

"Takutnya ada iritasi pada daerah vagina, atau ada kuman dari luar vagina yang terdorong masuk akibat penetrasi penis," ujar Yeni, saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Mulut rahim juga lebih sensitif saat menstruasi sehingga risiko infeksi akan menjadi lebih besar.


Risiko terjadinya infeksi juga didorong oleh tingkat keasaman vagina yang meningkat saat menstruasi. "Sehingga menyebabkan bakteri dan virus jumlahnya meningkat," ujar spesialis kulit dan kelamin, Edwin Tanihana.


2. Tak nyaman bagi perempuan

Tak hanya itu, hubungan seks juga akan membuat perempuan tidak nyaman jika dilakukan saat datang bulan. Apalagi mengingat ada beberapa perempuan yang mengalami rasa sakit berlebih saat menstruasi.


"Berhubungan seks saat menstruasi juga dapat membuat perempuan tidak nyaman, karena dapat saja sakit perutnya," ucap Yeni.

Ilustrasi. Menstruasi saat haid dapat membuat perempuan merasa tak nyaman. (DieterRobbins/Pixabay)

3. Meningkatkan risiko penyakit kelamin

Hubungan seks saat menstruasi juga dapat mengundang penyakit kelamin bagi kedua belah pihak.

Seorang perempuan yang mengalami infeksi Human papillomavirus (HPV) pada rahim, ujar Yeni, dapat menularkannya ke laki-laki. Laki-laki akan menjadi pembawa (carrier) HPV di dalam tubuhnya.


Hal ini tentu berbahaya bagi orang yang kerap bergonta-ganti pasangan. HPV yang ada di tubuh laki-laki tanpa disadari dapat saja ditularkan ke pasangannya yang lain.

4. Meningkatkan risiko endometriosis

Perempuan yang menjalani hubungan seks saat datang bulan juga rentan terhadap endometriosis. Nama terakhir merupakan kondisi saat jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim.

Edwin menjelaskan, akibat penetrasi, darah haid yang seharusnya keluar dapat jadi masuk kembali dan menempel di sekitar dinding rahim.

Jika dibiarkan, endometriosis dapat menyebabkan tumor hingga kanker, bahkan meningkatkan risiko infertilitas.

Kendati demikian, Edwin tak melarang hubungan seks yang dilakukan saat haid. Asalkan, pasangan dalam kondisi sehat, tak memiliki penyakit menular seksual, dan tak memiliki luka.

"Alat kelamin kedua pasangan harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum berhubungan. Tapi, risiko infeksi akan tetap ada," ujar Edwin. (asr)

(CNN)

Total dibaca: 113x | Berikan Komentar!


Riko Satria
Penulis : Riko Satria
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Nina Vina Lovenya
13 Jun 2021, 10:30 WIB

maaf telat yaah

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Terbaru, Rasakan Sensasi Buka Puasa di Alam Terbuka Kampung Caravan